My Blog List

Sunday, 23 June 2019

Embedded System (Internet Of Things)


1. Jelaskan peranan embedded system dalam IoT!
2. Berikan contoh penggunaan embedded system dalam IoT!

Jawaban:
 1. Embedded system atau sistem tertanam merupakan sistem komputer khusus yang dirancang untuk menjalankan tugas tertentu dan biasanya sistem tersebut tertanam dalam satu kesatuan sistem. Sistem ini menjadi bagian dari keseluruhan sistem yang terdiri atas mekanik dan perangkat keras lainnya. Bidang embedded system mencakup penguasaan perangkat keras (hardware).
   Sistem embedded yang dilengkapi dengan interface network dan diakses oleh suatu jaringan seperti Local Area Network atau internet disebut dengan Networked Information Appliances.
Sistem embedded yang terhubung ke jaringan berjalan pada protokol TCP/IP dan memerlukan protokol layer aplikasi serta HTTP web server software untuk menjalankan sistem tersebut.

2.   Misalnya kita sering lihat ada banyak kamera di jalanan sedangkan ruang kontrol dari perangkat itu entah ada dimana,dalam skenario seperti ini untuk menghubungkan ruang kontrol dan kamera diperlukan jaringan internet , perangkat di ruang kontrol dan kamera itu sendiri menggunakan IP address sebagai pengenal unik sehungga antar perangkat dapat saling bertukar informasi.



Sumber :
https://www.tembolok.id/pengertian-internet-of-things-implementasi-dan-contoh-perangkat-iot/
https://febriadisantosa.weebly.com/knowledge/embedded-system


Wireless Sensor Network (WSN)


1.      Apa itu WSN?
            Wireless Sensor Network atau disingkat dengan WSN adalah suatu peralatan sistem embedded yang didalamnya terdapat satu atau lebih sensor dan dilengkapi dengan peralatan sistem komunikasi.
2.      Penerapan dan Penggunaan WSN
            Teknologi WSN banyak memberikan inspirasi dalam penerapan dan penggunaan untuk segala bidang. Beberapa penerapannya contohnya :
1.      Monitoring lingkungan
2.      Target tracking
3.      Pipeline (Air, minyak,  gas) tracking
4.      Monitoring pertanian
5.      Supply chain management
6.      Traffic management
            Setiap node WSN akan mengirim data sensor ke suatu base dan hasil kumpulan data semuanya akan diolah sehingga  ini akan memberikan suatu informasi. Contoh penggunaan WSN pada bidang pertanian dapat dilihat pada gambar 1. Disini terlibat bahwa lingkungan pertanian dilakukan monitoring melalui WSN dan dapat diakses melalui internet baik browser maupun mobile device.
3.      Arsitektur WSN
            Setiap node WSN umumnya berisi sistem sensing, processing, communication dan power.
Bagaimana menggabungkan ini adalah hal yang harus diperhatikan ketika kita melakukan perancangan.
Sistem processor merupakan bagian sistem yang terpenting pada WSN yang dapat mempengaruhi performance ataupun konsumsi energi.
Beberapa pilihan untuk processor dapat memilih antara lain:
1.      Microcontroller
2.      Digital signal processor
3.      Application-specific IC
4.      Field programmable gate array

Pre test WSN :
1.       Jelaskan apa fungsi WSN dalam IoT!
2.       Sebutkan macam-macam WSN yang digunakan dalam IoT!
Jawaban :
1.      Setiap node WSN akan mengirim data sensor ke suatu base dan hasil kumpulan data semuanya akan diolah sehingga  ini akan memberikan suatu informasi. Contoh penggunaan WSN pada bidang pertanian dapat dilihat pada gambar 1. Disini terlibat bahwa lingkungan pertanian dilakukan monitoring melalui WSN dan dapat diakses melalui internet baik browser maupun mobile device.
2.      1.   Monitoring lingkungan
2.      Target tracking
3.      Pipeline (Air, minyak,  gas) tracking
4.      Monitoring pertanian
5.      Supply chain management
6.      Traffic management
Post test WSN :
1.      Jelaskan pengaplikasian WSN dalam IoT yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari!
            Waste management, untuk memonitor volume sampah di suatu tempat penampungan yang bisa dipantau dari jarak jauh. Petugas kebersihan tak perlu mendatangi tempat sampah warga untuk memeriksanya karena terbantu adanya Internet Of Things pada perangkat smartphone dan sistem sensor yang terdapat pada truk sampah.

Sumber :
https://kliknklik.com/blogs/iot-pada-kehidupan/
http://robby.c.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.24.0

SISTEM OPERASI


Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras(Hardware) dan perangkat lunak(Software)


Pre test sistem operasi :
1.  Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang sistem operasi!
2.  Sebutkan macam-macam sistem operasi yang biasa digunakan dalam komputer!
Jawaban :
1.            Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
            Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
            Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer,[1][2] meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
2.      1.   Sistem Operasi DOS
2.      Sistem Operasi Windows
3.      Sistem Operasi Mac OS
4.      Sistem Operasi Linux
5.      Sistem Operasi Unix

Post test sistem operasi :
1. Jelaskan peranan sistem operasi dalam IoT!
2. Jelaskan cara kerja sistem operasi dalam IoT!
Jawaban :
1.     Internet of Things (IoT) mencakup 4 komponen penting, diantaranya : sensor/perangkat, konektivitas, pemrosesan data dan user interface/output. Jalur/media komunikasi pada perangkat IoT beranekaragam, mulai dari Bluetooth, Wifi dan Internet. Peranan sistem operasi pada perangkat Internet of Things (IoT) pada umumnya adalah untuk melakukan transfer data melalui koneksi internet, sedangkan pada cloud server sistem operasi berperan untuk melakukan pemrosesan data dan memberikan response.
            Secara lebih detail, sistem operasi pada perangkat IoT dapat dirancang untuk melakukan banyak hal, seperti memungkinkan perangkat melakukan request ke API di cloud server untuk mendapatkan  data

   2. Jelaskan cara kerja Sistem Operasi dalam IoT!
Jawab :
              Sistem IoT terdiri dari sensor / perangkat yang berkomunikasi ke cloud melalui suatu jalur komunikasi. Setelah data sampai ke cloud, disini sistem operasi memprosesnya dan kemudian memutuskan untuk mengeksekusi suatu tindakan, seperti mengirim peringatan atau secara otomatis mengatur sensor / perangkat.
              Kemudian respon dikirimkan dari server dan diterima oleh sistem operasi pada perangkat. Sistem operasi pada perangkat kemudian memutuskan apa yang harus dilakukan pada respon tersebut, apakah respon itu harus diproses terlebih dahulu, ditampilkan dalam bentuk user interface, mengatur sensor pada perangkat berdasarkan respon dsb.
              Contoh cara kerja lain IoT yang lain adalah dengan komunikasi satu arah dimana tidak ada campur tangan manusia, semua aktivitas perangkat diatur dari cloud server.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

AKUISISI DATA


  Akuisisi data merupakan sistem yang digunakan untuk mengambil, mengumpulkan dan menyiapkan data yang sedang berjalan, kemudian data tersebut diolah lebih lanjut dalam komputer untuk keperluan tertentu
  Akuisisi data adalah proses perubahan data dari sensor menjadi sinyal-sinyal listrik yang kemudian dikonversi lebih lanjut menjadi bentuk digital untuk pemrosesan dan analisis oleh komputer.  Sebuah sistem akuisisi data  terdiri dari sensor, unit pemrosesan sinyal, peranti keras akuisisi data, dan unit komputer

Pre test akuisisi data :
  1.  Jelaskan peranan sensor dalam mendeteksi masukan yang berasal dari kondisi lingkungan sekitar untuk diproses dan outputnya ditampilkan melakui akses internet!
 Jawab :
1. Peranan sensor dalam mendeteksi masukan yang berasal dari kondisi lingkungan sekitar untuk diproses yaitu untuk mengkoversi variable-variable fisik menjadi sinyal-sinyal listrik yang kemudian dikonversi lebih lanjut menjadi bentuk digital untuk diproses dan dianalisis komputer.      
     Terdapat empat bagian utama dari sistem instrumentasi yaitu sensor, pengkondisian sinyal, pemrosesan data dan penampil. Agar pengambilan data dari sensor berjalan baik, perlu dilakukan pemilihan sensor yang tepat dengan kebutuhan. Setiap sensor memiliki kepekaan yang berbeda terhadap spektrum elektromagnetik dan dalam merekam objek terkecil yang masih dapat dikenali dan dibedakan terhadap objek lain atau lingkungan sekitarnya. Semakin kecil objek yang dapat direkam oleh sensor, semakin baik kualitas sensor tersebut.      
         Selain itu sensor digunakan untuk mengumpulkan data-data dari lingkungan sekitarnya. Sensor, atau yang sering disebut “things” dalam sistem IoT, membentuk ujung depan (front end) dari sistem. Sensor-sensor ini terhubung, baik secara langsung maupun tidak langsung, ke jaringan IoT, setelah konversi dan pemrosesan sinyal. Namun, semua sensor tidak sama dan berbeda aplikasi IoT-nya, maka beda pula jenis sensor yang digunakan. Sebagai contoh, sensor digital, secara langsung dan mudah untuk berinteraksi dengan mikrokontroler menggunakan bus Serial Peripheral Interface (SPI). Tetapi untuk sensor analog, baik analog-to-digital converter (ADC) atau modulator Sigma-Delta, harus dipakai untuk mengubah data menjadi outputSPI. 

2. Sebutkan hal-hal apa saja yang mempengaruhi sensor dalam mendeteksi kondisi lingkungan sekitar!
Jawab :
   Hal-hal yang mempengaruhi sensor dalam mendeteksi kondisi lingkungan sekitar yaitu sebagai berikut :
- Besaran/parameter fisik apa yang akan dipantau dari objek/lingkungan sekitar,
- Prinsip kerja sensor mana yang paling efektif dipakai sesuai aplikasinya,
- Berapa jangkauan/kisaran ketelitian data yang akan dibaca oleh sensor, untuk selanjutnya dikirim ke jaringan IoT.

Post test akuisisi data :
1. Jelaskan peranan akuisisi data dalam IoT!
   Peranan akuisisi data dalam IoT itu sangat penting, karena dengan akuisisi data dapat dilakukan sebuah proses untuk mengambil dan mengumpulkan data dari sensor untuk dikonversi menjadi bentuk digital dan diproses oleh komputer. Sehingga hasilnya bisa berupa IoT untuk memudahkan segala keperluan yang bisa dikendalikan dengan internet.
2.  Jelaskan cara kerja dari akuisisi data!
   Cara kerja akuisisi data yaitu sensor yang dipasang pada saat pengujian akan mendeteksi objek yang diukur. Hasil deteksi inilah yang nantinya akan diubah menjadi sebuah sinyal listrik. Kemudian, sinyal listrik ini akan diubah menjadi bentuk tegangan dan dikonversi menjadi bentuk digital menggunakan converter analog digital (ADC).
  Akuisisi data merupakan sistem yang digunakan untuk mengambil, mengumpulkan dan menyiapkan data yang sedang berjalan, kemudian data tersebut diolah lebih lanjut dalam komputer untuk keperluan tertentu


Sumber :
http://testingindonesia.com/penjelasan-dan-cara-kerja-data-akuisisi-67
https://mobnasesemka.com/internet-of-things/
http://risa.dosen.ittelkom-pwt.ac.id/2019/01/11/peran-penting-sensor-dalam-sistem-internet-of-things/