My Blog List

Saturday, 8 April 2017

Softskill Bahasa Inggris bisnis


Perbedaan Than and Then 

THAN (A)
Digunakan bila kita ingin memperbandingkan sesuatu hal. Saat kita berbicara mengenai noun (sesuatu, orang, tempat, rencana), lebih dari, kurang dari dan ingin dibandingkan dengan sesuatu yang lainnya, maka penggunaan than diperlukan dalam suatu kalimat, contohnya:
       1.  There are more flowers than trees in your garden (ada banyak bunga dibandingkan pepohonan di belakang kebunmu)
       2.  Shanti is taller than Shinta (Shanti lebih tinggi daripada Shinta)
            Digunakan juga dalam bentuk ‘Idiom’ {Other than} yang artinya ‘selain dari’, contohnya;
       4.  Other than him, no one else (selain dia, tidak ada sapa-sapa lagi)
          
       THEN (E)
Digunakan saat kita ingin berbicara tentang sesuatu urutan peristiwa atau memberikan sebuah instruksi dengan langkah-langkah, maka pemakaian then sangat dianjurkan, contohnya;
           1. First there were four, and then there were two (pertama kali ada empat lalu kemudian ada dua)
           2. Wash the clothes, then put them in the dryer (cuci baju, setelah itu letakkan di dalam pengering)
Saat kita berbicara mengenai waktu
       1.  Then (noun, adjective) = waktu itu, dulu, pada saat itu. Contoh: Back then I only had a bicycle, now I have a motorcycle (dulu saya hanya punya sepeda, sekarang saya punya motor)
       2.  Then (adverb) = lalu, kemudian. Contoh: Go straight and then turn right, he’ll be standing on the right side of the road (lurus lalu belok kanan, dia akan berdiri di sebelah kanan jalan)
       3. Then = maka (biasanya digunakan saat kita memakai kata if). Contoh: If you’re hungry, then you should grab something to eat (jika kamu lapar, maka kamu seharusnya mengambil sesuatu untuk dimakan)
Digunakan dalam bentuk ‘idiom’
      1.  But then (idiom) = tetapi, di lain pihak. Contoh: I had planned to go to Jakarta but then the tickets were all sold out (saya telah berencana untuk pergi ke jakarta, tetapi semua tiket habis terjual)
      2.  Then and there (idiom) = di saat dan tempat itu, saat itu juga. Contoh: She caught him stealing and fired him then and there (dia ketangkap basah mencuri dan saat itu juga dia dipecat) 


Perbedaan Loose atau Lose?

Spelling (ejaan) dua kata ini mirip, namun pronounciation (pelafalan) dan maknanya berbeda.
Lose /luz/ adalah irregular verb (kata kerja tidak beraturan) yang bermakna “fail to win” (gagal menang), “be unable to find” (tidak dapat menemukan), atau “fail to keep” (gagal menjaga/mempertahankan) yang membicarakan aksi; sementara loose /lus/ adalah adjective yang berarti “not tight fitting” (tidak ketat), “not fixed” (tidak tetap, tetap, atau kaku), “not fastened” (tidak diikat) atau “relaxed” (santai) untuk mendeskripsikan sesuatu. Tampak bahwa part of speech (kelas kata) dua kata ini pun berbeda.
Kata kerja lose yang mempunyai Z sound ini bentuk past tense-nya lost dan present participle-nya losing. Orang umumnya membuat kesalahan dengan present participle dari lose dengan membuat double “o” menjadi loosing. Padahal tidak ada kata semacam itu.

Loose
He often wears jeans and a loose shirt.
(Dia sering memakai denim dan baju longgar.) not tight fitting
Should I encourage my child to pull out his loose tooth?
(Haruskah saya menganjurkan anak saya untuk mendorong mencabut gigi goyangnya?) not fixed
She tried to stay loose during the job interview.
(Dia mencoba tetap tenang selama wawancara kerja tersebut.) relaxed
Lose
It doesn’t matter whether you win or lose.
(Tidak masalah apakah amu menang atau kalah.) fail to win
My little sister lost her phone on the bus.
(Adik perempuan saya kehilangan telepon genggamnya di bus.) be unable to find
I focus on the quality of the food I consume to lose weight.
(Saya fokus pada kualitas makanan yang saya konsumsi untuk mengurangi berat badan.) fail to keep



Perbedaan All Right or Alright?
  

         All right adalah adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan), sedangkan alright adalah versi contraction-nya (gabungan dua kata yang satu atau lebih hurufnya telah dihilangkan). Penggunaan alright memang tidak sesering all right, namun kata tersebut masih umum digunakan, khususnya di informal writing.

Penggunaan All Right dan Alright sebagai Adjective atau Adverb

All right digunakan sebagai adjective setelah verb be dan beberapa verb of sense seperti feel, seem, dan look tapi tidak sebelum noun (sebagai predicative adjective). Maknanya “okay”, “well”, atau “satisfactory”.
All right sebagai adverb bermakna “okay”, “well”, atau “satisfactorily”. Kata tersebut dapat digunakan sebagai discourse marker untuk menunjukkan bahwa kita ingin memulai topik atau aksi baru.  Selain itu all right dapat pula untuk menunjukkan bahwa kita menerima suatu pandangan atau setuju dengan apa yang perlu dilakukan (express agreement)



Penggunaan
Contoh Kalimat All Right
Adjective
Are you all right?
(Apa kamu baik-baik saja?)
Her quality of work is all right.
(Kualiatas kerjanya baik.)
Was everything all right?
(Apakah semuanya baik-baik saja?)
Adverb
The engine was running all right for a few days.
(Mesin tersebut berjalan dengan baik selama beberapa hari.)
All right, should we take a break now?
(Baiklah, haruskah kita istirahat sekarang?) discourse marker
All right, you can bring your friends and your family.
(Okay, kamu dapat membawa teman-teman dan keluargamu.) express agreement


Perbedaan antara Learned dan Learnt
Learned atau Learnt?
Learned dan learnt merupakan dua alternative form (pilihan) untuk past tense dan past participle dari verb (kata kerja) learn. Semuanya benar namun learned sering digunakan baik di British English maupun American English, sementara learnt umumnya di British English.
 Saat ini orang Amerika cenderung mendukung akhiran -ed yang merupakan regular form dari past tense dan past participle. Tak hanya learn, tapi juga banyak kata kerja lainnya seperti: burndream, dan spell. Ada kecenderungan suatu kata kerja dipertimbangkan menjadi regular form dari hari ke hari. Oleh karena itu learned menjadi jauh lebih populer. Di Inggris pun kini semakin banyak orang menggunakan akhiran -ed. Hal itu terjadi mungkin karena pengaruh American English yang masuk ke negara tersebut. Padahal pada awalnya orang Inggris melafalkan past tense dengan akhiran -t.
Karena kedua kata tersebut diterima, pilihan menggunakan yang mana diserahkan kepada masing-masing orang. Yang penting seseorang menggunakannya secara konsisten.
Contoh Kalimat Learned dan Learnt
No
Contoh Kalimat Learned dan Learnt
1
They have learned/learnt the marketing lesson.
(Mereka telah mempelajari pelajaran pemasaran itu.)
2
Yesterday I learned that we can efficient and effective at the same time.
(Kemarin saya belajar bahwa kita dapat efisien dan efektif secara bersamaan.)

Learned sebagai Adjective
Selain sebagai verblearned juga berfungsi sebagai adjective (kata sifat), namun tidak demikian dengan learntAdjective tersebut bermakna “showing profound knowledge; scholarly” (menunjukkan pengetahuan yang mendalam) dan dilafalkan dengan dua suku kata: ˈləːnɪd  atau bermakna “acquired by experience or learning” (diperoleh melalui pengalaman atau belajar) dilafalkan lərnd.
Contoh Learned sebagai Adjective:
No
Contoh Kalimat Learned
1
He is a learned man.
(Dia seorang pria terpelajar.) scholarly
2
Do you know what is the difference between innate and learned behavior?
(Apakah kamu tahu apa perbedaan antara pembawaan lahir dan perilaku proses belajar?) acquired by experience or learning


Perbedaan antara Affect dan Effect

Affect dan effect adalah dua kata dengan makna sangat berbeda namun kerap membingungkan banyak orang. Affect (a-FECT) biasanya merupakan verb (kata kerja) yang bermakna “to influence” (mempengaruhi). Berbeda dengan affect, effect umumnya merupakan noun (kata benda) yang bermakna “a result or an influence” (akibat, hasil, pengaruh).
Di bidang psikologi atau psikiatri, affect (AFF-ect, penekanan di awal suku kata) kerap digunakan sebagai noun dengan makna “an expressed emotion response” (respon emosi). Selain sebagai nouneffect juga dapat digunakan sebagai verb dengan makna “to cause” (menyebabkan). Kata ini lebih sering digunakan pada quite formal contexts daripada penggunaan sehari-hari
Beberapa Contoh Kalimat Affect dan Effect
No
Contoh Kalimat Affect dan Effect
1
The factors may affect your father’s retirement benefits.
(Faktor-faktor tersebut mungkin mempengaruhi pensiun ayahmu.) verb
2
I want to know why a person with schizophrenia often show a flat affect.
(Saya ingin tau kenapa orang dengan skizofrenia sering menampilkan ekspresi datar.) noun
3
One of the worst effects of global warming is the destruction of ecosystems.
(Satu dari pengaruh-pengaruh terburuk pemanasan global adalah kehancuran ekosistem.) noun
4
The entry-level employee tried to effect change in my company’s policies.
(Karyawan entry-level itu mencoba untuk menyebabkan perubahan di kebijakan perusahaan.) verb


Perbedaan antara Beside dan Besides
Beside merupakan preposition (kata depan) yang bermakna “at the side of (somebody or something)” (di samping seseorang atau sesuatu), sementara besides berfungsi sebagai preposition atau adverb dengan makna “in addition to (somebody or something)” (selain seseorang/sesuatu) atau “also” (juga).
Besides sebagai adverb (kata keterangan) mengawali informasi tambahan, namun posisinya dapat pula setelah informasi tersebut. Ketika besides berada di depan informasi tambahan, comma (koma) harus disertakan setelahnya.





beside
I have a bookshelf beside my desk.
(Saya mempunyai sebuah rak buku di samping meja tulis.)
Who sat beside you at the counter?
(Siapa yang duduk di sampingmu di konter tersebut?)
besides (preposition)
She had no friend besides them.
(Dia tidak punya teman selain mereka.)
What are some fun things to do on a hot summer day besides swimming and sunbathing?
(Apa beberapa hal yang menyenangkan untuk dilakukan pada hari musim panas selain berenang dan berjemur?)
besides (adverb)
Besides working as a journalist, he also writes children’s books.
(Selain bekerja sebagai seorang jurnalis, dia juga menulis buku-buka anak-anak.)
My smartphone doesn’t fast charge anymore, and besides, it sometimes restarts itself when receiving a text message.
(Telepon pintar saya tidak mengisi baterai dengan cepat lagi, selain itu kadang-kadang menghidupkan ulang diri sendiri ketika menerima pesan teks.)

Perbedaan Fell dan Felt
Fell dan felt merupakan dua verb (kata kerja) yang dapat membingungkan karena bentuk dan pelafalannya hampir sama. Meskipun demikian, dua past simple ini sangat berbeda maknanya.
Fell berasal dari  bare infinitive (bentuk dasar) “fall” yang bermakna “to drop down from a higher level or to suddenly stop standing” (jatuh dari level yang lebih tinggi atau tiba-tiba berhenti berdiri) sementara felt dari “feel” yang merupakan linking verb yang berarti “to experience a particular feeling or emotion” (merasakan perasaan atau emosi tertentu) atau transitive verb yang berarti “to notice something that affects you physically” (menyadari sesuatu yang mengenaimu secara fisik).
Contoh Kalimat Fell dan Felt
No
Contoh Kalimat Fell dan Felt
1
A construction worker fell into a trench that was 8 feet deep.
(Seorang bekerja konstruksi jatuh ke dalam parit sedalam 8 kaki.)
2
How much rain fell in your area yesterday?
(Berapa banyak hujan jatuh di areamu kemarin?)
3
He fell and dislocated his ankle.
(Dia jatuh dan pergelangan kakinya bergeser.)
4
They felt guilty about the way they had treated me.
(Mereka merasa bersalah tentang cara mereka memperlakukan saya.)
5
Sisca felt like a burden to everyone.
(Dia merasa seperti beban bagi semua orang.)
6
I felt that he was tapping my shoulder.
(Saya merasakan dia menepuk bahu saya.)


Perbedaan antara Actual dan Actually
Pengertian Actual dan Actually
Actual merupakan adjective (kata sifat) yang bermakna “true” atau “real” (sesungguhnya atau nyata). Kata ini selalu menempati posisi segera sebelum noun (kata benda) yang diterangkannya (sebagai attributive adjective)
Di dalam spoken English actual sering digunakan dalam phrase “in actual fact” yang memiliki makna yang sama dengan “in fact” namun dengan penambahan penekanan pada apa yang speaker katakan.
Actually merupakan adverb (kata keterangan) yang sering digunakan dalam speaking untuk memberi penekanan pada fakta atau komentar atau bahwa sesuatu benar-benar nyata. Kata ini juga digunakan sebagai discourse marker untuk membuka topik pembicaraan baru, mengubah atau mempertentangkan apa yang sedang dibicarakan, atau menambahkan informasi terkait topik yang sedang dibicarakan.
Contoh Kalimat Actual dan Actually
No
Contoh Kalimat Actual dan Actually
1
I’m wondering why some people look younger than their actual age.
(Saya sedang bertanya-tanya mengapa sebagian orang tampak lebih muda dari usia mereka yang sebenarnya.)
2
Can you repeat her actual words to me?
(Dapatkah kamu mengulangi kata-kata dia yang sebenarnya kepada saya?)
3
In actual fact, she is an unkind person.
(Fakta yang sesungguhnya, orang yang kasar.)
4
It’s actually a good sign for you.
(Itu sunguh-sunguh merupakan pertanda bagus untukmu.)
5
He is not actually as bad as you think.
(Dia sesungguhnya tidak seburuk yang kamu pikir.)
6
Actually, they don’t get along with each other.
(Sesungguhnya, mereka tidak akur dengan satu sama lain.)



Daftar pustaka
https://www.wordsmile.com/pengertian-perbedaan-contoh-kalimat-than-then
https://www.wordsmile.com/pengertian-perbedaan-contoh-kalimat-fell-felt
https://www.wordsmile.com/pengertian-perbedaan-contoh-kalimat-beside-besides
https://www.wordsmile.com/pengertian-perbedaan-contoh-kalimat-loose-lose
https://www.wordsmile.com/pengertian-penggunaan-contoh-kalimat-all-right-alright
https://www.wordsmile.com/perbedaan-antara-learned-learnt
https://www.wordsmile.com/pengertian-perbedaan-contoh-kalimat-actual-actually


Wednesday, 1 February 2017

ELEKTRONIKA DASAR 2





TUGAS VCLASS ELEKTRONIKA DASAR 2



Tugas Vclass  1



1. Jelaskan tentang semikonduktor , berikan juga contohnya ?

Jawaban :
Suatu benda yang tidak bisa menghantarkan arus listrik pada suhu yang rendah, semikonduktor hanya bisa menghantarkan listrik pada suhu lebih tinggi, Suatu bahan yang mempunyai sifat hantaran listrik diantara isolator dan konduktor. Contoh semikonduktor adalah silikon, germanium , 

semikonduktor intrinsik adalah jenis semikonduktor murni karena belum diberi pengotoran atau campuran sehingga jumlah hole dan elektron bebasnya sama. Sifat semikonduktor intrinsik ini konduktivitasnya sangat rendah karena jumlah pembawa muatan elektron bebas dan holenya sangat terbatas. Contoh semikonduktor intrinsik yakni : Germanium (Ge) dan Silikon (Si).
Pengertian semikonduktor ekstrinsik adalah semikonduktor murni yang sudah dikotori atau mengalami penyisipan atom dari atom lain. Semikonduktor ektrinsik terbagi menjadi 2 jenis yakni semikonduktor ekstrinsik tipe-p dan tipe-n. Pengertian semikonduktor tipe-p adalah semikonduktor yang sifatnya positif dan dikotori oleh atom aseptor. Sedangkan pengertian semikonduktor tipe n adalah semikonduktor negatif yang dikotori oleh atom donor.


2. A. Jelaskan tentang Rangkaian Diskrit?

Jawaban : 
Rangkaian diskrit merupakan rangkaian elektronik yang komponen-komponennya terletak pada papan rangkaian (PCB – Printed Circuit Board),
hubungan antar komponen dilakukan melalui konduktor. Setiap komponen berdiri sendiri, sehingga komponen yang rusak dapat langsung diganti tanpa mengganggu kinerja komponen lain.

   B. Jelaskan tentang Rangkaian Terintegrasi?

Jawaban :
Rangkaian Terintegrasi (integrated circuit/IC) adalah realisasi secara fisik dari komponen-komponen diskrit yang terpisah tapi merupakan satu kesatuan yang berada di atas atau di dalam suatu substrat yang membentuk sebuah rangkaian terintegrasi yang bekerja dengan fungsi khusus.
Rangkaian Terintegrasi (Integrated Circuit/IC), sering juga disebut sirkuit terpadu, terdiri dari beberapa transistor, resistor, dll yang terinterkoneksi satu sama lain dalam package (paket) kecil dengan terminal-terminal sambungan. IC itu sudah lengkap, hanya memerlukan sambungan input dan output dan sebuah tegangan supply untuk bisa berfungsi. Cara lain, beberapa komponen eksternal harus dihubungkan agar IC itu bisa beroperasional.


3. Sebutkan macam-macam jenis, fungsi dan simbol diode?

Jawaban : 


  • DIODA PENYEARAH (RECTIFIER)

Dioda penyearah adalah jenis dioda yang terbuat dari bahan Silikon yang berfungsi sebagai penyearah tegangan / arus dari arus bolak-balik (ac) ke arus searah (dc) atau mengubah arus ac menjadi dc. Secara umumsimbol dioda .





  • DIODA ZENER

Dioda Zener merupakan dioda junction P dan N yang terbuat dari bahan dasar silikon. Dioda ini dikenal juga sebagai Voltage Regulation Diode yang bekerja pada daerah reverse (kuadran III).

Fungsi dioda zener adalah untuk menyelaraskan tegangan yang masuk dan keluar. Tentunya penyelarasan dilakukan berdasarkan kapasitas dari dioda itu sendiri. Jika kapasitas dioda mencapai 5.1 V sementara tegangan yang dihasilkan lebih besar dari kapasitasnya, maka penyelerasan tegangan akan dilakukan.


  • DIODA EMISI CAHAYA ( LIGHT EMITTING DIODE )

Dioda emisi cahaya atau dikenal dengan singkatan LED merupakan Solid State Lamp, Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan LED adalah bahan Galium Arsenida (GaAs) atau Galium Arsenida Phospida (GaAsP) atau juga Galium Phospida (GaP),

fungsi LED (Light Emitting Diode) atau Diode Emisi Cahaya Dioda monokromatik. Ektroda-elektrodanya sama seperti dioda lainnya, yaitu anoda (+) dan Katoda (-). Ada tiga kategori umum penggunaan LED, yaitu :
- Sebagai lampu indikator,
- Untuk transmisi sinyal cahaya yang dimodulasikan dalam suatu jarak tertentu
- Dapat memancarkan cahaya.





  • Dioda Foto (Photo Diode) 
Dioda cahaya ini bekerja pada daerah reverse, jadi hanya arus bocor saja yang melewatinya. Dalam keadaan gelap, arus yang mengalir sekitar 10 A untuk dioda cahaya dengan bahan dasar germanium dan 1A untuk bahan silikon. dalam keadaan gelap resistansi dioda cahaya ini tinggi sedangkan jika disinari cahaya akan berubah rendah. Selain itu banyak juga dioda cahaya ini yaitu Dioda yang peka dengan cahaya sehingga sering digunakan sebagai Sensor.digunakan sebagai sensor sistem pengaman




  • DIODA VARACTOR

Dioda Varactor disebut juga sebagai dioda kapasitas yang sifatnya mempunyai kapasitas yang berubah-ubah jika diberikan tegangan. Dioda ini bekerja didaerah reverse mirip dioda Zener. Bahan dasar pembuatan dioda varactor ini adalah silikon dimana dioda ini sifat kapasitansinya tergantung pada tegangan yang diberikan padanya. Jika tegangan tegangannya semakin naik, kapasitasnya akan turun. Dioda varikap banyak digunakan pada pesawat penerima radio dan televisi di bagian pengaturan suara (Audio).




  •  DIODA LASER
Dioda Laser adalah sejenis laser di mana media aktifnya sebuah semikonduktor persimpangan p-n yang mirip dengan yang terdapat pada dioda pemancar cahaya . Dioda laser kadang juga disingkat LD atau ILD.  





  • SILICON CONTROL RECTIFIER (SCR) 
Silicon Control Rectifier (SCR) Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik yang serupa dengan tabung thiratron. Sebagai pengendalinya adalah gate (G).

Pada gambar diatas terlihat SCR dengan anoda pada kaki yang berulir, Gerbang gate pada kaki yang pendek, sedangkan katoda pada kaki yang panjang.
Fungsi Dioda Schottky (SCR) :
Sebagai rangkaian Saklar (switch control) , Sebagai rangkaian pengendali (remote control)



4. Hitung Resistansi Bulk pada dioda 1N662 dengan IF = 10 mA pada 1 volt?

Jawaban :
Rumus dari Resistansi bulk

Diode 1N662 adalah diode silikon , untuk diode silicon 0,7 V . lapisan pengosongan ; 0,3 V



Resistansi bulk dari diode 1N662 kira – kira :  

HASIL HITUNG RESISTANSI BULK DARI DIODA 1N662

5. Jelaskan cara kerja dioda sebagai penyearah setengah gelombang dan penyearah gelombang penuh?


Jawaban :


Prinsip kerja dari rangkaian penyearah setengah gelombang ini adalah pada saat setengah gelombang pertama (puncak) melewati dioda yang bernilai positif menyebabkan dioda dalam keadaan ‘forward bias’ sehingga arus dari setengah gelombang pertama ini bisa melewati dioda.

Pada setengah gelombang kedua (lembah) yang bernilai negatif menyebabkan dioda dalam keadaan ‘reverse bias’ sehingga arus dan setengah gelombang kedua yang bernilai negatif ini tidak bisa melewati dioda. Keadaan ini terus berlanjut dan berulang sehingga menghasilkan bentuk keluaran gelombang.




Penyearah gelombang penuh dapat dibuat dengan 2 macam yaitu, menggunakan 4 diode dan 2 diode. Untuk membuat penyearah gelombang penuh dengan 4 diode menggunakan transformator non-CT seperti terlihat pada ,






Prinsip kerja dari penyearah gelombang penuh dengan 4 diode diatas dimulai pada saat output transformator memberikan level tegangan sisi positif, maka D1, D4 pada posisi forward bias dan D2, D3 pada posisi reverse bias sehingga level tegangan sisi puncak positif tersebut akan di leawatkan melalui D1 ke D4. Kemudian pada saat output transformator memberikan level tegangan sisi puncak negatif maka D2, D4 pada posisi forward bias dan D1, D2 pada posisi reverse bias sehingan level tegangan sisi negatif tersebut dialirkan melalui D2, D4. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik output berikut.






Tugas Vclass 2



1. Jelaskan tentang daerah kerja transistor ?
Jawaban :
A. Cut off
Daerah cut off merupakan daerah kerja transistor dimana keadaan transistor menyumbat pada hubungan kolektor – emitor. Daerah cut off sering dinamakan sebagai daerah mati karena pada daerah kerja ini transistor tidak dapat mengalirkan arus dari kolektor ke emitor. Pada daerah cut off transistor dapat di analogikan sebagai saklar terbuka pada hubungan kolektor – emitor.



Dengan mengatur Ib = 0 atau tidak memberi tegangan pada bias basis atau basis diberi tegangan mundur terhadap emitor maka transistor akan dalam kondisi mati (cut off), sehingga tak ada arus mengalir dari kolektor ke emitor (Ic≈0) dan Vce ≈ Vcc. Keadaan ini menyerupai saklar pada kondisi terbuka seperti ditunjukan pada gambar  diatas.
Besarnya tegangan antara kolektor dan emitor transistor pada kondisi mati atau cut off  adalah : 
Karena kondisi mati Ic = 0 (transistor ideal) maka :
Besar arus basis Ib adalah :
B.  Saturasi (Jenuh)
Daerah kerja transistor saat jenuh adalah keadaan dimana transistor mengalirkan arus secara maksimum dari kolektor ke emitor sehingga transistor tersebut seolah-olah short pada hubungan kolektor – emitor. Pada daerah ini transistor dikatakan menghantar maksimum (sambungan CE terhubung maksimum).
Besarnya tegangan kolektor emitor Vce suatu transistor pada konfigurasi diatas dapat diketahui sebagai berikut. 

Karena kondisi jenuh Vce = 0V (transistor ideal) maka besarnya arus kolektor (Ic) adalah
Besarnya arus yang mengalir agar transistor menjadi jenuh (saturasi) adalah:
Sehingga besar arus basis Ib jenuh adalah : 
C. Aktif
Pada daerah kerja Aktif transistor biasanya digunakan sebagai penguat sinyal. Transistor dikatakan bekerja pada daerah aktif karena transistor selelu mengalirkan arus dari kolektor ke emitor walaupun tidak dalam proses penguatan sinyal, hal ini ditujukan untuk menghasilkan sinyal keluaran yang tidak cacat. Daerah aktif terletak antara daerah jenuh (saturasi) dan daerah mati (Cut off).


Daerah kerja transistor yang normal adalah pada daerah aktif, yaitu ketika  arus IC konstans terhadap berapapun nilai VCE. Dari kurva ini diperlihatkan bahwa arus IC hanya tergantung dari besar arus IB. Daerah kerja ini biasa juga disebut daerah linear (linear region).



Tugas Vclass 3 


1.      Jelaskan tentang UJT?
Jawaban :
Uni Junction Transistor (UJT) atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan Transistor Sambungan Tunggal adalah Komponen Elektronika Aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor, UJT memiliki tiga terminal dan hanya memiliki satu sambungan. Pada umumnya UJT digunakan sebagai Saklar Elektronik dan penghasil Isyarat Pulsa. Seperti namanya, Uni Junction Transistor atau UJT juga digolongkan sebagai salah satu anggota dari keluarga Transistor, namun berbeda dengan Transistor Bipolar pada umumnya, Uni Junction Transistor atau UJT ini tidak memiliki Terminal/Elektroda Kolektor. UJT yang memiliki Tiga Terminal ini terdiri dari 1 Terminal Emitor (E) dan 2 Terminal Basis (B1 dan B2). resistansi antara base 1 dan base 2 relatif tinggi, resistansi ini disebut reisistansi antar base (inter base resistance) disingkat RBB Oleh karena itu, Transistor UJT ini sering disebut juga dengan Dioda Berbasis Ganda (Double Base Diode).

Struktur dasar Uni Junction Transistor atau UJT dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Pada dasarnya UJT terdiri dari semikonduktor jenis Silikon yang bertipe N yang didoping ringan dan sepotong Silikon bertipe P yang berukuran kecil dengan doping tinggi (berat) di satu sisinya untuk menghasilkan sambungan tunggal P-N (P-N Junction). Sambungan Tunggal inilah yang kemudian dijadikan terminologi UJT yaitu Uni Junction Transistor. Di kedua ujung batang silikon yang bertipe N, terdapat dua kontak Ohmik yang membentuk terminal B1 (Basis 1) dan (Basis 2). Daerah Semikonduktor yang bertipe P menjadi Terminal Emitor (E) pada UJT tersebut.


Berikut ini adalah Bentuk dan Struktur dasar serta Simbol Uni Junction Transistor (Transistor Sambungan Tunggal).



Cara Kerja Uni Junction Transistor (UJT)
Saat Tegangan diantara Emitor (E) dan Basis 1 (B1) adalah Nol, UJT tidak menghantarkan arus listrik, Semikonduktor batang yang bertipe N akan berfungsi sebagai penghambat (memiliki resistansi yang tinggi). Namun akan ada sedikit arus bocor yang mengalir karena bias terbalik (reverse bias).
Pada saat tegangan di Emitor (E) dan Basis 1 (B1) dinaikan secara bertahap, resistansi diantara Emitor dan Basis 1 akan berkurang dan arus terbalik (reverse current) juga akan berkurang. Ketika Tegangan Emitor dinaikan hingga ke level bias maju, arus listrik di Emitor akan mengalir. Hal ini dikarenakan Holepada Semikonduktor yang di doping berat bertipe P mulai memasuki daerah semikonduktor tipe N dan bergabung kembali dengan Elektron yang di Batang Semikonduktor bertipe N (yang di doping ringan). Dengan demikian Uni Junction Transistor atau UJT ini kemudian mulai menghantarkan arus listrik dari B2 ke B1.

Aplikasi Uni Junction Transistor (UJT)
Pada umumnya Uni Junction Transistor atau UJT ini digunakan pada beberapa aplikasi rangkaian elektronika seperti berikut ini :


  • Osilator Relaksasi (Relaxation Oscillator).
  • Rangkaian Saklar Elektronik.
  • Sensor Magnetik flux.
  • Rangkaian Pembatas Tegangan dan Arus listrik.
  • Osilator Bistabil (Bistable oscillators).
  • Rangkaian Regulator Tegangan dan Arus Listrik.
  • Rangkaian Pengendali Fase (Phase control circuits).




           2. Jelaskan tentang BJT?
Jawaban :

BJT (Bipolar Junction Transistor) tersusun atas tiga material semikonduktor terdoping yang dipisahkan oleh dua sambungan pn. Ketiga material semikonduktor tersebut dikenal dalam BJT sebagai emitter, base dan kolektor (Gambar 1). Daerah base merupakan semikonduktor dengan sedikit doping dan sangat tipis bila dibandingkan dengan emitter (doping paling banyak) maupun kolektor (semikonduktor berdoping sedang). Karena strukturnya fisiknya yang seperti itu, terdapat dua jenis BJT. Tipe pertama terdiri dari dua daerah n yang dipisahkan oleh daerah p (npn), dan tipe lainnya terdiri dari dua daerah p yang dipisahkan oleh daerah n (pnp). Sambungan pn yang menghubungkan daerah base dan emitter dikenal sebagai sambungan base-emiter (base-emitter junction), sedangkan sambungan pn yang menghubungkan daerah base dan kolektor dikenal sebagai sambungan base-kolektor (base-collector junction).
Gambar 1


simbol skematik untuk bipolar junction transistor tipe npn dan pnp. Istilah bipolar digunakan karena adanya elektron dan hole sebagai muatan pembawa (carriers) didalam struktur transistor.

Prinsip Kerja Transistor

Gambar 3 menunjukkan rangkaian kedua jenis transistor npn dan pnp dalam mode operasi aktif transistor sebagai amplifier. Pada kedua rangkaian, sambungan base-emiter (BE) dibias maju (forward-biased) sedangkan sambungan base-kolektor (BC) dibias mundur (reverse-biased).




Gambar 3. Forward-Reverse Bias pada BJT

Sebagai gambaran dan ilustrasi kerja transistor BJT, misalkan pada transistor npn, Ketika base dihubungkan dengan catu tegangan positif dan emiter dicatu dengan tegangan negatif maka daerah depletion BE akan menyempit. Pencatuan ini akan mengurangi tegangan barrier internal sehingga muatan mayoritas (tipe n) mampu untuk melewati daerah sambungan pn yang ada. Beberapa hole dan elektron akan mengalami rekombinasi di daerah sambungan sehingga arus mengalir melalui device dibawa oleh hole pada base(daerah tipe-p) dan elektron pada emiter (daerah tipe-n ). Karena derajat doping pada emiter (daerah tipe n) lebih besar daripada base (daerah tipe p), arus maju akan dibawa lebih banyak oleh elektron. Aliran dari muatan minoritas akan mampu melewati sambungan pn sebagai kondisi reverse bias tetapi pada skala yang kecil sehingga arus yang timbul pun sangat kecil dan dapat diabaikan.
Elektron banyak mengalir dari emiter ke daerah base yang tipis. Karena daerah base berdoping sedikit, elektron pada hole tidak dapat berekombinasi seluruhnya tetapi berdifusi ke dalam daerah depletion BC. Karena base dicatu negatif dan kolektor dicatu positif (reverse bias), maka depletion BC akan melebar. Pada daerah depletion BC, elektron yang mengalir dari emiter ke base akan terpampat pada daerah depletion BC. Karena pada daerah kolektor terdapat muatan minoritas (ion positif) maka pada daerah sambungan BC akan terbentuk medan listrik oleh gaya tarik menarik antara ion positif dan ion negatif sehingga elektron tertarik kedaerah kolektor. Arus listrik kemudian akan mengalir melalui device.