Jenis-jenis tanda baca dan fungsinya
§ Untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan,
2. Tanda Koma (,)
Fungsi dan pemakaian tanda koma antara lain:
§ Memisahkan unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilang,
3. Tanda Titik Koma (;)
Fungsi dan pemakaian titik koma adalah:
§ Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis atau setara
4. Tanda Titik Dua (:)
Tanda Titik Dua digunakan dalam hal-hal sebagai berikut:
§ Pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
5. Tanda Hubung (-)
Tanda hubung dipakai dalam hal-hal seperti berikut:
§ Menyambung suku-suku kata yang terpisah oleh pergantian baris,
6. Tanda Tanya (?)
Fungsi dan Kegunaan tanda tanya (?):
§ Tanda tanya selalunya dipakai pada setiap akhir kalimat tanya.
§ kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
7. Tanda Seru (!)
§ Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.
8. Tanda Kurung ( )
Tanda kurung dipakai dalam ha-hal berikut:
§ Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan
9. Tanda Garis Miring (/)
Fungsi dan kegunaan garis miring
§ Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat
10. Tanda Petik Ganda (“…”)
Fungsi tanda petik adalah:
§ Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain
11. Tanda Petik Tunggal (‘..’)
Tanda Petik tunggal mempunyai fungsi:
§ Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain
12. Tanda Pisah (–, —)
Ø Tanda pisah em (—) membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan
khusus di luar bangun kalimat.
§ Contoh: Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar.
Tanda pisah em (—) menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat
menjadi lebih tegas.
§ Contoh:
Rangkaian penemuan ini—evolusi, teori kenisbian, dan kini juga pembelahan atom—telah
mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.
Ø Tanda pisah en (–) dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan
atau di antara dua nama kota yang berarti 'ke', atau 'sampai'.
§ Contoh:
· 1919–1921
· Medan–Jakarta
· 10–13 Desember 1999
Tanda pisah en (–) tidak dipakai bersama perkataan dari dan antara, atau bersama tanda
kurang (−).
§ Contoh:
· dari halaman 45 sampai 65, bukan dari halaman 45–65
· antara tahun 1492 dan 1499, bukan antara tahun 1492–1499
· −4 sampai −6 °C, bukan −4–−6 °C
13. Tanda Elipsis (…)
Tanda elipsis dipergunakan untuk menyatakan hal-hal seperti beriku:
§ Mengambarkan kalimat yang terputus-putus
14. Tanda Kurung Siku ( {..} )
Tanda kurung siku digunakan untuk
:§ Mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain
15. Tanda Ulang (...2)
Ditulis dengan menambahkan angka 2 atau 2 (pangkat 2) di akhir kata yang seharusnya diulang, menandakan kata tersebut diulang dua kali. Tanda penyingkatan ini tidak resmi. Kata yang berulang harus ditulis penuh.
Contoh:
• Buku-buku (bukan "buku2")
• Saudara-saudara (bukan "saudara2")
Tanda ulang singkatan hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula, dan tidak dipakai pada teks karangan.
Contoh:
• Anak2 tidak berangkat ke sekolah bersama2
16. Tanda Penyingkat (Apostrof) (‘)Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.
Contoh:• Pesawat selanjutnya ‘kan tiba setengah jam kemudian. (‘kan = akan)
• 24 April ’90. (’90 = 1990)
• Malam ‘lah larut. (‘lah = telah)
Daftar Pustaka
http://www.g-excess.com/jenis-jenis-tanda-baca-dan-fungsinya.html
http://dokumen.tips/documents/penggunaan-dan-fungsi-tanda-baca-beserta-contohnya.html
http://saska-albahiyy.blogspot.co.id/2012/12/penggunaan-tanda-baca-dalam-bahasa.html
No comments:
Post a Comment