My Blog List

Monday, 28 March 2016

Softskill 2 Bahasa Indonesia

Jenis-jenis tanda baca dan fungsinya

1. Tanda titik (.)Fungsi dan pemakaian tanda titik: 
§  Untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan,
§  Pada akhir singkatan nama orang,
§  Diletakan pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan,
§  Pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum,
§  Dibelakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar atau daftar, dll.


2. Tanda Koma (,)
Fungsi dan pemakaian tanda koma antara lain:
§  Memisahkan unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilang,
§  Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimat,
§  Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat, dll.


3. Tanda Titik Koma (;)
Fungsi dan pemakaian titik koma adalah:
§  Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis atau setara
§  Memisahkan kalimat yang setara didalam satu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.


4.  Tanda Titik Dua (:)
Tanda Titik Dua digunakan dalam hal-hal sebagai berikut:
§  Pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
§  Pada kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian
§  Dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan
§  Di antara jilid atau nomor buku/ majalah dan halaman antara bab dan ayat dalam kitab suci, atau antara judul dan anak judul suatu karangan.


5. Tanda Hubung (-)
Tanda hubung dipakai dalam hal-hal seperti berikut:
§  Menyambung suku-suku kata yang terpisah oleh pergantian baris,
§  Menyambung unsur-unsur kata ulang
§  Merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing


6. Tanda Tanya (?)
Fungsi dan Kegunaan tanda tanya (?):
§  Tanda tanya selalunya dipakai pada setiap akhir kalimat tanya.
§ Tanda tanya yang dipakai dan diletakan didalam tanda kurung menyatakan bahwa  
§  kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.

7. Tanda Seru (!)
§ Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.

8. Tanda Kurung ( )
Tanda kurung dipakai dalam ha-hal berikut:
§  Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan
§  Mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian pokok pembicaraan
§  Mengapit angka atau huruf yang merinci satu seri keterangan


9. Tanda Garis Miring (/)
Fungsi dan kegunaan garis miring
§  Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat
§  Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata atau, per atau nomor alamat


10. Tanda Petik Ganda (“…”)
Fungsi tanda petik adalah:
§  Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain
§  Mengapit judul syair, karangan, bab buku apabila dipakai dalam kalimat
§  Mengapit istilah kalimat yang kurang dikenal


11. Tanda Petik Tunggal (‘..’)
Tanda Petik tunggal mempunyai fungsi: 
§  Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain
§  Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing


12. Tanda Pisah (–, —)
Ø  Tanda pisah em (—) membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan
khusus di luar bangun kalimat.
§  Contoh: Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar.
Tanda pisah em (—) menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat
menjadi lebih tegas.
§  Contoh:
Rangkaian penemuan ini—evolusi, teori kenisbian, dan kini juga pembelahan atom—telah
mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.
Ø  Tanda pisah en (–) dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan
atau di antara dua nama kota yang berarti 'ke', atau 'sampai'.
§  Contoh:
· 1919–1921
· Medan–Jakarta
· 10–13 Desember 1999
Tanda pisah en (–) tidak dipakai bersama perkataan dari dan antara, atau bersama tanda
kurang (−).
§  Contoh:
· dari halaman 45 sampai 65, bukan dari halaman 45–65
· antara tahun 1492 dan 1499, bukan antara tahun 1492–1499
· −4 sampai −6 °C, bukan −4–−6 °C


13.  Tanda Elipsis (…)
Tanda elipsis dipergunakan untuk menyatakan hal-hal seperti beriku: 
§  Mengambarkan kalimat yang terputus-putus
§  Menunjukan bahwa satu petikan ada bagian yang dihilangkan


14. Tanda Kurung Siku ( {..} )
Tanda kurung siku digunakan untuk
:§  Mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain
§  Mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.


15. Tanda Ulang (...2)
 Ditulis dengan menambahkan angka 2 atau 2 (pangkat 2) di akhir kata yang seharusnya diulang, menandakan kata tersebut diulang dua kali. Tanda penyingkatan ini tidak resmi. Kata yang berulang harus ditulis penuh.
Contoh:
• Buku-buku (bukan "buku2")
• Saudara-saudara (bukan "saudara2")
Tanda ulang singkatan  hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula, dan tidak dipakai pada teks karangan.
Contoh:
• Anak2 tidak berangkat ke sekolah bersama2


16. Tanda Penyingkat (Apostrof) (‘)Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun. 
Contoh: Pesawat selanjutnya ‘kan tiba setengah jam kemudian.  (‘kan = akan)
 24 April ’90.  (’90 = 1990)
 Malam ‘lah larut.  (‘lah = telah)







Daftar Pustaka

http://www.g-excess.com/jenis-jenis-tanda-baca-dan-fungsinya.html
http://dokumen.tips/documents/penggunaan-dan-fungsi-tanda-baca-beserta-contohnya.html
http://saska-albahiyy.blogspot.co.id/2012/12/penggunaan-tanda-baca-dalam-bahasa.html

No comments: